XLSmart menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggannya di Bali atas gangguan jaringan yang terjadi pada Jumat, 2 Mei 2024. Gangguan ini disebabkan oleh pemadaman listrik massal yang melanda seluruh pulau Bali.
Head of External Communications XLSmart, Henry Wijayanto, menjelaskan bahwa tim teknis XLSmart telah diterjunkan ke lapangan untuk mengatasi masalah ini. Mereka mengerahkan genset untuk menyediakan pasokan listrik sementara guna memulihkan layanan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya gangguan layanan XLSMART yang terjadi saat ini di beberapa wilayah di Bali sebagai dampak padamnya pasokan listrik dari PLN,” ujar Henry kepada CNNIndonesia.com.
Pihak XLSmart berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan layanan secepat mungkin dan mengembalikan layanan XLSMART ke kondisi normal. Proses pemulihan ini membutuhkan waktu dan kesabaran dari para pelanggan yang terdampak.
Pemadaman Listrik Massal di Bali
Pemadaman listrik di Bali terjadi sekitar pukul 16:05 WITA. Kejadian ini dibenarkan oleh Humas PLN UID Bali, Anom Silaparta, yang menyatakan bahwa sedang terjadi gangguan pada sistem kelistrikan Bali dan sedang dilakukan upaya pemulihan.
Anom belum memberikan penjelasan detail mengenai penyebab pemadaman listrik tersebut. Namun, berbagai spekulasi beredar di media sosial, salah satunya menyebutkan adanya gangguan pada kabel laut Jawa-Bali sebagai penyebab utama.
Informasi yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial menyebutkan bahwa gangguan pada kabel laut transfer Jawa-Bali menyebabkan seluruh pembangkit listrik lepas dari sistem. Pesan tersebut juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyatakan fokus pemulihan sistem kelistrikan terlebih dahulu sebelum penormalan beban.
Dampak Pemadaman Listrik terhadap Layanan XLSmart
Pemadaman listrik secara luas berdampak signifikan terhadap layanan XLSmart di Bali. Kehilangan daya listrik utama membuat menara seluler dan infrastruktur jaringan XLSmart mengalami gangguan operasional.
Penggunaan genset sebagai solusi sementara memiliki keterbatasan kapasitas dan jangkauan. Oleh karena itu, meskipun XLSmart berupaya keras, pemulihan layanan secara menyeluruh memerlukan waktu hingga pasokan listrik PLN kembali normal.
Kejadian ini menyoroti pentingnya infrastruktur pendukung yang handal untuk menjamin kelancaran layanan telekomunikasi. Ketergantungan terhadap pasokan listrik utama menjadikan layanan rentan terhadap gangguan seperti pemadaman listrik yang meluas.
Langkah-langkah Antisipasi di Masa Mendatang
Kejadian ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi XLSmart dan perusahaan telekomunikasi lainnya untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap gangguan listrik. Investasi pada sistem cadangan daya yang lebih handal dan berkapasitas besar perlu dipertimbangkan.
Selain itu, diversifikasi sumber daya dan teknologi yang digunakan juga penting untuk meminimalisir dampak dari gangguan seperti ini. Kerjasama yang lebih erat antara operator telekomunikasi dan PLN untuk memastikan pasokan listrik yang stabil juga krusial.
Transparansi informasi kepada pelanggan selama masa gangguan juga sangat penting. Komunikasi yang efektif dan update informasi secara berkala dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Secara keseluruhan, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya resiliensi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan yang dapat mempengaruhi layanan telekomunikasi. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran berharga untuk perbaikan layanan di masa mendatang.
“Kami terus berupaya agar gangguan ini bisa segera teratasi dan layanan XLSMART bisa normal kembali,” ujar Henry Wijayanto.




